Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Kali ini Admin memosting tulisan tentang sejarah perkembangan keperawatan Islam
tulisan ini dikaji dari bebbagai sumber seperti, buku dan tulisan di artikel juga internet.
Selamat membaca
Kali ini Admin memosting tulisan tentang sejarah perkembangan keperawatan Islam
tulisan ini dikaji dari bebbagai sumber seperti, buku dan tulisan di artikel juga internet.
Selamat membaca
Masa penyebaran Islam (The Islamic Period) 570 – 632 M
Pada masa ini dokumen tentang keperawatan sedikit ditemukan. Hanya ada sitem kedokteran yang mengobati pasien dengan datang ke rumah pasien lalu memberikan resep. Hanya sedikit sekali lilature tentang perawat, namun dalam periode ini dikenal seorang perawat yang bersama Nabi Muhammad SAW telah melakukan peran keperawatan yaitu Rufaidah binti Sa’ad/Rufaidah Al-Asamiya.Masa Setelah Nabi (Post –Prophetic Era) 632 – 1000 M
Masa ini setelah nabi wafat, pada masa ini lebih di dominasi oleh kedokteran dan mulai muncul tokoh2 Islam dalam dunia kedokteran seperti Ibnu Sinna ( Avicenna ), Abu bakar ibnu Zakariya Ar-Razi ( Ar-Razi ), bahkan Ar-Razi sendiri menulis dua karangang tentang ” The Reason why some persons and common people leave a physician even if he is clever “. Di masa ini ada perawat diberi nama “Al Asiyah” dari kata Aasa yang berarti mengobati luka, dengan tugas utama memberikan makanan, memberikan obat, dan rehidrasi.Masa Pertengahan (Masa Late to Middle Ages) 1000 – 1500 M
Dimasa ini negara-negara Arab membangun rumah Sakit dengan baik, dan mengenalkan perawatan orang sakit. Ada gambaran unik di RS yang tersebar dalam peradaban Islam dan banyak dianut rumah sakit modern saat ini, yaitu pemisahan anatar ruang pasien laki-laki dan wanita; serta perawat wanita merawat pasien wanita dan perawat laki-laki, hanya merawat pasien laki-laki.Masa Modern (Early Leaders in Nursing’s Development) 1500 M-sekarang
Pada masa ini datang perawat asing dari Eropa, Amerika, Australia, India, dan Philipina yang masuk dan bekerja di rumah sakit di negara-negara Timur Tengah. Bahkan dokumen tentang keperawatan di Arab, sampai tahun 1950 jarang sekali.Dimasa ini ada seorang perawat Timur Tengah bernama Lutfiyyah Al-Khateeb, seorang perawat bidan Saudi pertama yang mendapatkan Diploma Keperawatan di Kairo dan kembali ke negaranya, dan di tahun 1960 dia membangun Institusi Keperawatan di Arab Saudi.
sekian postingan kali ini..
terima kasih banyak
Wassalammualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
terima kasih banyak
Wassalammualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar